ANALISIS POTENSI DAN PRODUK UNGGULAN KOTA PROBOLINGGO
''ANALISIS POTENSI DAN
PRODUK UNGGULAN KOTA PROBOLINGGO”
A.
Deskripsi Kabupaten / Kota yang dinalisis
Kabupaten Probolinggo merupakan salah
satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Secara geografis kabupaten
Probolinggo terletak pada posisi 7° 40' s/d 8° 10' LS dan 112° 50' s/d 113° 30'
BT dengan luas wilayah mencapai 1.696,16 km2.
Wilayah Kota
Probolinggo terletak pada ketinggian 0 sampai kurang dari 50 meter dia atas
permukaan air laut. Apabila ketinggian tersebut dikelompokkan atas; ketinggian
0 -10 meter, ketinggian 10 -25 meter, ketinggian 25 -50 meter. Semakin ke
wilayah selatan, ketinggian dari permukaan laut semakin besar. Namun seluruh
wilayah Kota Probolinggo relatif berlereng (0 – 2%). Hal ini mengakibatkan
masalah erosi tanah dan genangan cenderung terjadi di daerah ini.
Dilihat dari topografinya
Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung membujur dari Barat ke
Timur, yakni Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Tengger dan Gunung
Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m di atas
permukaan laut. Hal ini menyebabkan tanahnya berupa tanah vulkanis yang banyak
mengandung mineral yang berasal dari letusan gunung berapi yang berupa pasir
dan batu, lumpur bercampur dengan tanah liat yang berwarna kelabu
kekuning-kuningan.
Sifat tanah semacam ini mempunyai
tingkat kesuburan tinggi dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayur-sayuran
seperti di sekitar pegunungan Tengger yang mempunyai ketinggian antara 750-
2500 m di atas permukaan laut. Tanah yang membujur dari Barat ke Timur di
bagian Selatan yang berada di kaki pegunungan Argopuro dan berketinggian antara
150-750 m di atas permukaan laut sangat cocok untuk tanaman kopi, buah-buahan
seperti durian, alpukat dan buah-buahan lainnya. Wilayah kecamatan yang sangat
tepat untuk tanaman buah-buahan ini adalah Kecamatan Krucil dan Tiris.
Unit pemerintahan di Kabupaten
Probolinggo terdiri dari 24 kecamatan, 330 desa/kelurahan, 1.527 dusun, 1.631 RW
dan 6.091 RT. Dilihat dari komposisi jumlah desa, Kecamatan Paiton memiliki
jumlah desa terbanyak yaitu 20 desa sedangkan kecamatan yang memiliki jumlah
desa paling sedikit adalah Kecamatan Kuripan yaitu 7 desa.
B.
Batas wilayah dan letak geografis
Ø Letak Geografis dan Luas Wilayah
Kota Probolinggo
Kabupaten
Probolinggo adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur.
Berada pada posisi 112'50' - 113'30' Bujur Timur (BT) dan 7'40' - 8'10' Lintang
Selatan (LS) dengan luas wilayah sekitar 169.616,65 Ha atau + 1696,17 Km2
(1,07% dari luas daratan dan lautan dari Profinsi Jawa Timur.
Letak Kota Probolinggo berada
pada 7º 43’ 41” sampai dengan 7º 49’ 04” Lintang Selatan dan 113º 10’ sampai
dengan 113º 15’ Bujur Timur dengan luas wilayah 56,667 Km². Disamping itu Kota
Probolinggo merupakan daerah transit yang menghubungkan kota-kota (sebelah
timur Kota) : Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dengan
kota-kota (sebelah barat Kota) : Pasuruan, Malang, Surabaya.
Dilihat dari geografisnya,
Kabupaten Probolinggo terletak di lereng pegunungan yang membujur dari Barat ke
Timur, yaitu gunung Semeru, Argopuro, Lemongan, dan pegunungan Bromo-Tengger.
Selain itu, terdapat gunung lainnya seperti Gunung Bromo, Widodaren, Gilap,
Gambir, Jombang, Cemoro Lawang, Malang dan Batujajar. Dilihat dari ketinggian
berada pada 0-2500 m diatas permukaan laut dengan temperatur rata rata 27 - 30
derajat Celcius
Ø
Batas
Wilayah
Luas wilayah Kota Probolinggo tercatat sebesar 56.667 Km. Secara
administrasi pemerintahan Kota Probolinggo terbagi dalam 5 (lima) Kecamatan dan
29 Kelurahan yang terdiri dari Kecamatan Mayangan terdapat 5 Kelurahan,
Kecamatan Kademangan terdapat 6 Kelurahan, Kecamatan Wonoasih terdapat 6
Kelurahan, Kecamatan Kedopok terdapat 6 Kelurahan, dan Kecamatan Kanigaran
terdapat 6 Kelurahan .Diantaranya adalah batas wilayah,seperti :
Sebelah
Utara
Berbatasan dengan Selat Madura
Sebelah Selatan
Berbatasan dengan Kecamatan Leces, Wonomerto, Sumberasih
Kab.Probolinggo
Sebelah
Barat
Berbatasan dengan Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo
Sebelah
Timur Berbatasan dengan Kecamatan
Dringu Kabupaten Probolinggo
C.
Sumber data dan informasi
Data
dan informasi merupakan faktor yang yang sangat penting dan mendasar dalam
perencanaan pembangunan wilayah. Data dan informasi dapat bersumber dari hasil
pengumpulan dan analisis data yang dilakukan oleh lembaga negara yaitu Badan
Pusat Statistik (BPS) dan merupakan lembaga yang dianggap paling valid dalam
menyediakan data dan informasi mulai tingkat nasional hingga lokal atau tingkat
kecamatan. Berdasarkan cara pengumpulan data dan informasi, maka data dan
informasi yang diterbitkan oleh BPS sering juga disebut data sekunder, misalnya
Kabupaten dalam Angka, PDRB dan lain-lain.
Data dan informasi yang tersaji dalam Kabupaten
dalam Angka disusun oleh BPS berdasarkan hasil survey yang dilakukan setiap
Pemerintah Kabupaten setiap tahun. Beberapa data Kabupaten dalam Angka yang
tersaji berikut perlu perhitungan dan analisis agar dapat menjadi salah satu
bahan pertimbangan dalam perencanaan di daerah.
D.
Metoda Analisis
Pada Tugas Akhir Dasar
Perencanaan dan Pembangunan Wilayah, Metode analisis potensi dan produk
unggulan yang saya gunakan di Kota Pobolinggo
ini menggunakan metode Analisis Statistik.
HASIL PENGAMATAN
- Analisis Data Statistik
Data dan informasi merupakan
faktor yang sangat diperlukan dalam perencanaan pembangunan wilayah. Data dan
informasi yang diambil bersumber dari hasil pengumpulan dan analisis data yang telah
dilakukan oleh lembaga negara yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) dan merupakan
lembaga yang dianggap paling valid dalam menyediakan data dan informasi mulai
tingkat nasional hingga lokal atau tingkat kecamatan. Berdasarkan cara pengumpulan
data dan informasi, maka data dan informasi yang diterbitkan oleh BPS sering
juga disebut data sekunder, misalnya Kabupaten dalam Angka, PDRB dan lain-lain.
Data dan informasi yang dimiliki Kabupaten dalam
Angka dibuat oleh Lembaga Negara atau BPS berdasarkan hasil survey yang dilakukan
setiap Pemerintah Kabupaten setiap tahun. Beberapa data Kabupaten dalam angka yang dimiliki, perlu perhitungan dan analisis agar dapat
menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan di daerah.
Cara
Analisis
Berikut
adalah contoh data Kota Probolinggo dalam Angka
A.Hitunglah
Proporsi Luas wilayah tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Luas
(Km2)
|
Proporsi
(%)
|
|
1.
|
Kademangan
|
105,11
|
-
|
|
2.
|
Kedopok
|
13.624
|
-
|
|
3.
|
Wonoasih
|
10,981
|
-
|
|
Jumlah
|
129,715
|
|
|
Jumlah penduduk Kota Probolinggo tahun 2015
hasil dari regristrasi penduduk, menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
tercatat sebesar 220.767 jiwa. Presentase jumlah penduduk di Kecamatan Mayangan
sebesar 59.643 jiwa disusul Kecamatan Kanigaran sebesar 56.387 jiwa, Kecamatan
Kademangan sebesar 39.887 jiwa, Kecamatan Wonoasih sebesar 32.804 jiwa, dan
yang terakhir yaitu pada Kecamatan Kedopok sebesar jumlah penduduknya yaitu
32.046 jiwa.
Dan Sex Ratio pada akhir
tahun 2015 sebesar 98,70 angka ini berarti 100 penduduk perempuan terdapat 99
penduduk laki-laki. Apabila ditinjau per kecamatan maka Sex Ratio Kecamatan
Kademangan, Kedopok, Wonoasih, Mayangan, dan Kanigaran sebesar 98,9; 99,8;
99,1; 97,8 dan 98,7. Dan jumlah kelahiran dan kematian yang terbesar berada di
Kecamatan Kanigaran menurut kelahirannya, dan Kecamatan Mayangan menurut
kematiannya.
B.Hitunglah
Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Jumlah Penduduk
|
Jumlah Seluruh
|
Rasio Jenis Kelamin (%)
|
|
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
||||
|
1
|
Kademangan
|
19.833
|
20.054
|
39,887
|
98,9
|
|
2
|
Kedopok
|
16.009
|
16.037
|
32,046
|
99,8
|
|
3
|
Wonoasih
|
16.324
|
16.480
|
32,804
|
99,1
|
|
|
Jumlah
|
52,166
|
52,571
|
104,737
|
98,7
|
C.
Tentukan Kepadatan Penduduk Tiap Kecamatan \
|
No
|
Kecamatan
|
Luas (km2)
|
Penduduk (jiwa)
|
Kepadatan Penduduk (j/Km2)
|
|
1
|
Kademangan
|
105,11
|
65,237
|
620
|
|
2
|
Kedopok
|
13.624
|
30.416
|
2.233
|
|
3
|
Wonoasih
|
10,981
|
31.639
|
2.881
|
D.Hitung Luas Lahan dan Presentase Lahan Pertanian tiap Kecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Penggunaan Lahan (ha)
|
Jumlah
|
Persentase Lahan Pertanian (%)
|
|
|
Pertanian
|
Bukan Pertanian
|
||||
|
1.
|
Kademangan
|
696,84
|
578,52
|
1.275,36
|
85%
|
|
2.
|
Kedopok
|
850,53
|
511,87
|
1.362,4
|
83%
|
|
3.
|
Wonoasih
|
662,60
|
435,49
|
1.098,09
|
86%
|
|
Jumlah
|
2.209,97
|
1.525,88
|
3.735,85
|
|
|
E.Hitung Luas Lahan dan Presentase Lahan Sawah tiapKecamatan
|
No
|
Kecamatan
|
Penggunaan Lahan (ha)
|
Jumlah
|
Persentase Lahan Sawah (%)
|
|
|
Sawah
|
Bukan Sawah
|
||||
|
1.
|
Kademanngan
|
567,00
|
129,84
|
696,84
|
84%
|
|
2.
|
Kedopok
|
417,00
|
433,53
|
850,53
|
88%
|
|
3.
|
Wonoasih
|
428,00
|
234,60
|
662,6
|
79%
|
|
KESIMPULAN
Kabupaten Probolinggo adalah salah satu
kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur.
Berada
pada posisi 112'50' - 113'30' Bujur Timur (BT) dan 7'40' - 8'10' Lintang
Selatan (LS) dengan luas wilayah
sekitar
169.616,65 Ha atau + 1696,17 Km2 (1,07% dari luas daratan dan lautan dari
Profinsi Jawa
Timur.
Dilihat
dari geografisnya, Kabupaten Probolinggo terletak di lereng pegunungan yang
membujur dari Barat ke Timur, yaitu gunung Semeru, Argopuro, Lemongan, dan pegunungan Bromo-Tengger. Selain
itu, terdapat gunung lainnya seperti Gunung
Bromo, Widodaren,
Gilap, Gambir, Jombang, Cemoro Lawang, Malang dan Batujajar. Dilihat dari ketinggian
berada pada 0-2500 m diatas
permukaan laut dengan temperatur rata rata 27 - 30 derajat Celcius
Secara topografi Kabupaten Probolinggo
mempunyai ciri fisik yang menggambarkan kondisi geografis, terdiri dari
dataran rendah pada bagian utara, lereng-lereng gunung pada bagian tengah dan
dataran tinggi pada bagian selatan, dengan tingkat kesuburan dan pola
penggunaan tanah yang berbeda.
Bentuk permukaan
daratan diklasifikasikan atas 3 (tiga) jenis, yaitu :
·
Dataran rendah dan
tanah pesisir dengan ketinggian 0-100 M diatas permukaan air laut, daerah ini
membentang di sepanjang pantai utara mulai dari Barat ke arah Timur kemudian
membujur ke Selatan.
·
Daerah perbukitan
dengan ketinggian 100-1.000 M diatas permukaan air laut, daerah ini terletak
di wilayah bagian Tengah sepanjang kaki Gunung Semeru dan Pegunungan Tengger
serta pada bagian Utara sisi bagian Timur sekitar Gunung Lamongan.
·
Daerah pegunungan
dengan ketinggian diatas 1.000 M dari permukaan air laut, daerah ini terletak
di sebelah barat daya yaitu sekitar Pegunungan Tengger dan disebelah Tenggara
yaitu di sekitar Pegunungan Argopuro.
Untuk wilayah pegunungan terdiri dari
Gunung Bromo, Widodaren, Gilap, Gambir, Jombang, Cemoro Lawang, Malang,
Batujajar dan Argopuro.
Sedangkan jumlah sungai yang ada di
wilayah Kabupaten Probolinggo antara lain terdiri dari Sungai Pekalen,
Pancarglagas, Krasak, Kertosuko, Rondoningo, Pendil, Gending, Banyubiru,
Ronggojalu, Kedunggaleng dan Patalan. Sungai terpanjang adalah Rondoningo
dengan panjang 95,2 Km, sedangkan sungai terpendek adalah Afour Bujel dengan
panjang hanya 2 Km saja. Sungai-sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten
Probolinggo tersebut sangat dipengaruhi oleh iklim yang berlangsung tiap
tahun.
|

How to Play Slots Games for Real Money - DrmCD
BalasHapusLearn 부천 출장마사지 how to 양주 출장안마 play slots and jackpots online. 여수 출장샵 Learn 세종특별자치 출장샵 the strategies and 울산광역 출장샵 tricks to win big when playing casino slots and jackpots online.